Ronaldo Rozalino

Beranda » Catatan » Pelajaran dalam Berbisnis dari Para Miliuner Dunia

Pelajaran dalam Berbisnis dari Para Miliuner Dunia

Iklan

DOA ULANG TAHUN PERNIKAHAN KAMI

Pelajaran dalam Berbisnis dari Para Miliuner Dunia

Dalam memulai sebuah bisnis, kira-kira apa yang menjadi pikiran pertama Anda? Apakah itu modal? Jaringan yang Anda miliki? Atau mungkin garis keluarga? Jika pertanyaan ini ditujukan kepada para miliuner dunia seperti Donald Trump, Jack Ma dan Chris Gardner, maka ketiga hal tersebut bukanlah menjadi yang utama.

Donald Trump

Dalam bukunya yang berjudul Think Big: Make It Happen in Business and Life, Trump mengatakan kalau dirinya pernah mengalami masa sulit, yakni pada tahun 1990an. Bahkan saat itu, Trump pun mengaku kalau dirinya sendiri pun punya kesulitan untuk mempercayai apa yang menjadi mimpinya.

Namun terdapat satu hal yang terus membuat dia berhasil mengatasi permasalahan tersebut. Mencapai kesuksesan tidak dapat diraih dengan cara yang mudah. Berdasarkan pengalamannya, Trump percaya bahwa terdapat dua hal yang membuat seorang pebisnis bisa sukses. Dua hal tersebut adalah tetap fokus dan kerja keras. Bahkan dia pun mengatakan kalau dua hal tersebut tetap harus dimiliki meski pada saat kesuksesan sudah berada di genggaman tangan.

 

Jack Ma

Dalam berbisnis, Jack Ma yang dikenal sebagai founder Alibaba Group selalu mempunyai pandangan yang berbeda dengan sekelilingnya. Terlebih ketika menyetujui sebuah proposal. Ma mengatakan, kalau 90 persen orang-orang di sekelilingnya beranggapan bahwa proposal tersebut bagus, maka bisa dipastikan dia akan menolaknya.

Alasan penolakan tersebut pun sangat sederhana. Jika banyak orang yang berpikir kalau kesempatan berbisnis yang tertulis dalam proposal itu bagus, maka artinya akan banyak orang yang telah mengerjakannya. Menurut Ma, sebuah kesempatan yang tidak bisa dilihat oleh orang lain adalah sebuah kesempatan sejati.

 

Chris Gardner

Tahu dong tentang film The Pursuit of Happyness (happyness memang sengaja ditulis dengan ejaan yang salah) yang tokoh utamanya diperankan oleh Will Smith? Di film tersebut diceritakan bagaimana seorang Chris Gardner harus menghabiskan malam hari bersama dengan anaknya yang berusia 2 tahun di dalam kamar mandi stasiun kereta bawah tanah.

Dengan kondisi yang seperti itu, tentunya Anda bisa membayangkan bagaimana kerasnya kondisi yang harus dijalani seorang Gardner. Namun dia berhasil menjalani bahkan kini menjadi miliuner di Amerika Serikat dengan mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama Gardner Rich & Co. Kisah sukses Gardner pun kini menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Lalu, apa yang menjadi motivasi utama seorang Gardner sehingga bisa menjalani semua itu? Dalam sebuah wawancara, Gardner memberikan saran terbaiknya sehingga mampu bertahan. Seorang Gardner pun terkenal dengan kutipan,” Find something you love to do so much,you can’t wait for the sun to rise to do it all over again“.

Dalam kasus Gardner, yang sangat dicintainya adalah anaknya. Dia pun rela bangun pagi, tidur di kamar mandi stasiun kereta bawah tanah dan berlari-lari mengejar waktu untuk bertemu dengan klien. Semua hal tersebut dilakukannya demi anaknya. Source: studentpreneur.co

 

Namun terdapat satu hal yang terus membuat dia berhasil mengatasi permasalahan tersebut. Mencapai kesuksesan tidak dapat diraih dengan cara yang mudah. Berdasarkan pengalamannya, Trump percaya bahwa terdapat dua hal yang membuat seorang pebisnis bisa sukses. Dua hal tersebut adalah tetap fokus dan kerja keras. Bahkan dia pun mengatakan kalau dua hal tersebut tetap harus dimiliki meski pada saat kesuksesan sudah berada di genggaman tangan.

 

Jack Ma

Dalam berbisnis, Jack Ma yang dikenal sebagai founder Alibaba Group selalu mempunyai pandangan yang berbeda dengan sekelilingnya. Terlebih ketika menyetujui sebuah proposal. Ma mengatakan, kalau 90 persen orang-orang di sekelilingnya beranggapan bahwa proposal tersebut bagus, maka bisa dipastikan dia akan menolaknya.

Alasan penolakan tersebut pun sangat sederhana. Jika banyak orang yang berpikir kalau kesempatan berbisnis yang tertulis dalam proposal itu bagus, maka artinya akan banyak orang yang telah mengerjakannya. Menurut Ma, sebuah kesempatan yang tidak bisa dilihat oleh orang lain adalah sebuah kesempatan sejati.

 

Chris Gardner

Tahu dong tentang film The Pursuit of Happyness (happyness memang sengaja ditulis dengan ejaan yang salah) yang tokoh utamanya diperankan oleh Will Smith? Di film tersebut diceritakan bagaimana seorang Chris Gardner harus menghabiskan malam hari bersama dengan anaknya yang berusia 2 tahun di dalam kamar mandi stasiun kereta bawah tanah.

Dengan kondisi yang seperti itu, tentunya Anda bisa membayangkan bagaimana kerasnya kondisi yang harus dijalani seorang Gardner. Namun dia berhasil menjalani bahkan kini menjadi miliuner di Amerika Serikat dengan mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama Gardner Rich & Co. Kisah sukses Gardner pun kini menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Lalu, apa yang menjadi motivasi utama seorang Gardner sehingga bisa menjalani semua itu? Dalam sebuah wawancara, Gardner memberikan saran terbaiknya sehingga mampu bertahan. Seorang Gardner pun terkenal dengan kutipan,” Find something you love to do so much,you can’t wait for the sun to rise to do it all over again“.

Dalam kasus Gardner, yang sangat dicintainya adalah anaknya. Dia pun rela bangun pagi, tidur di kamar mandi stasiun kereta bawah tanah dan berlari-lari mengejar waktu untuk bertemu dengan klien. Semua hal tersebut dilakukannya demi anaknya.

– See more at: http://studentpreneur.co/pelajaran-dalam-berbisnis-dari-para-miliuner-dunia/#sthash.TmPGmrUx.dpuf

Dalam memulai sebuah bisnis, kira-kira apa yang menjadi pikiran pertama Anda? Apakah itu modal? Jaringan yang Anda miliki? Atau mungkin garis keluarga? Jika pertanyaan ini ditujukan kepada para miliuner dunia seperti Donald Trump, Jack Ma dan Chris Gardner, maka ketiga hal tersebut bukanlah menjadi yang utama.

 

Donald Trump

Dalam bukunya yang berjudul Think Big: Make It Happen in Business and Life, Trump mengatakan kalau dirinya pernah mengalami masa sulit, yakni pada tahun 1990an. Bahkan saat itu, Trump pun mengaku kalau dirinya sendiri pun punya kesulitan untuk mempercayai apa yang menjadi mimpinya.

– See more at: http://studentpreneur.co/pelajaran-dalam-berbisnis-dari-para-miliuner-dunia/#sthash.TmPGmrUx.dpuf

Dalam memulai sebuah bisnis, kira-kira apa yang menjadi pikiran pertama Anda? Apakah itu modal? Jaringan yang Anda miliki? Atau mungkin garis keluarga? Jika pertanyaan ini ditujukan kepada para miliuner dunia seperti Donald Trump, Jack Ma dan Chris Gardner, maka ketiga hal tersebut bukanlah menjadi yang utama.

 

Donald Trump

Dalam bukunya yang berjudul Think Big: Make It Happen in Business and Life, Trump mengatakan kalau dirinya pernah mengalami masa sulit, yakni pada tahun 1990an. Bahkan saat itu, Trump pun mengaku kalau dirinya sendiri pun punya kesulitan untuk mempercayai apa yang menjadi mimpinya.

– See more at: http://studentpreneur.co/pelajaran-dalam-berbisnis-dari-para-miliuner-dunia/#sthash.TmPGmrUx.dpuf

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

CV Jembatan Merah

085363554777
Menerima:
Shooting dan Photo Pernikahan
Editing Video ke CVD/DVD
Transfer Kaset Mini DV, Digital 8 ke VCD/DVD
Pembuatan Video Klip
Recording Audio Video
Studio Musik (Rental Band)
%d blogger menyukai ini: